Showing posts with the label Puisi Alam SemestaShow all

Puisi & Sajak Kehidupan | Kitaran Waktu

WAKTU , 1 Menunggu kecepatan laju waktu, berjuta rasa mendewasakan was-was paling cemas. Jarak yang terbentang mempesonakan tekad menjerat gerak lambat WAKTU , 2 Bunga-bunga berguguran bertebaran di atas batu nisan para pahlawan selepas fajar merekah kudenga… Read more

Puisi Cinta Romantis | Sebening Embun Pagi

Sebening Embun Pagi Kau... sebening embun pagi, yang menyejukan segala asa dan rasa menyegarkan haus dahaga jiwa dan membangkitkan gairah cinta purna Kau... sebening embun di atas daun, yang menghijaukan keringnya akar ilalang membasahi bumi tandus kemarau… Read more

Puisi Religi Indah - Di Kala Fajar Mulai Merekah

Di Kala Fajar Mulai Merekah Sebersit warna jingga membias di cakrawala secerah mentari menyinari bumi menabur mega-mega seribu warna menghapus embun-embun pagi Nun di sana di ufuk timur merekah merah menyingkap awan menerangi pagi yang cerah mengganti kegela… Read more

Puisi | Jangan Tanyakan Kepadaku

JANGAN TANYAKAN KEPADAKU Jangan tanyakan kepadaku tentang mata air yang menyusut tentang bencana yang meradang tentang statistik kriminalitas tanyakan bukan kepadaku karena aku telah memberimu hak untuk bertanya bukan kepadaku ! Read more

Puisi Untuk Anakku di Tahun 3000

Puisi Buat Anakku Langit itu batas jangan kau sentuh, anakku Kau akan musnah Alam pun hancur Pergilah anakku ke batas yang ada dan berbaktilah kepada-Nya, karena tanah menanti jasadmu Tahun 3000 Tak ada lagi dingin, yang ada panas Tak ada lagi derit… Read more

Menghitung Perjalanan Waktu yang Tersisa

Menghitung Perjalanan Waktu Tiada terjal tiada lembah tiada jurang pemisah selagi waktu masih menyambung hari menjelang minggu, menyongsong bulan dan menyambut tahun... Semua kita lakukan setiap detik menghitung tanggal demi tanggal lalu menjumlah nya deng… Read more

Sajak Pengembala Harapan Bangsa

HARAPAN BANGSA Pengembala... tak ingin melihat ternaknya kurus kering tampak tulang alam tak bijaksana, umpatnya Berjuta harap penuhi jiwanya Bergelora dalam dada penuh makna Pengembala hanya mampu berdo’a "hujan turunlah bergegas" tumbuhkan rum… Read more

Kembang Malang | Syair Puisi Kehidupan

KEMBANG YANG MALANG Kembang renong dan parung tumbuh di kebun sunyi di sana terbaring murung antara kasih dan benci Ketika datang bayangan hidupnya jadi malang ia berdoa memohon perlindungan agar tidak mati diinjak orang dan Tuhan mengabulkan Namun kemudia… Read more

Indahnya Gemerlap Bintang di Malam Hari

MALAM Matahari telah kembali ke peraduan bumi berganti rupa menjadi hitam pekat ditelan kegelapan malam Di langit gemerlap bintang berserakan beribu kunang-kunang berpendar berpencar mengitari sekeliling kampung halaman Oh.. betapa indahnya alam yang tercip… Read more

Sajak Alam - Rintihan Musim Kemarau

RINTIHAN MUSIM KEMARAU Tak setetespun air turun dari langit tuk membasahi bumi kering kerontang hanya engkaulah wahai sang surya setiap hari sinarmu memancar membakar berjuta makhluk kehausan Di musim kemarau kali ini setiap detik seakan siap mencekik membuat… Read more

Puisi Alam | Sajak Sesal | Ladang Ilalang

Sajak / puisi ini di tulis pada tahun 1979 saat saya masih sekolah menengah SMP, menceritakan tentang penyesalan dlm perjalanan kehidupan pribadi di masa lalu dan digambarkan melalui perubahan alam semesta. Ladang ilalang Setelah beribu burung bernyanyi Berika… Read more

Puisi Anak | Tentang Matahari

Ketika masih anak-anak saat duduk di bangku sekolah dasar, saya sering menulis puisi tentang alam semesta tempat kita hidup dan menghirup udara yang Tuhan ciptakan agar kita selalu ingat untuk selalu menjaga dan melestarikannya. Berikut karya tulis puisi anak berjud… Read more

Puisi - Candi Borobudur

Candi Borobudur Batu batu terukir megah Kuat dan kukuh Menjulang Tangga berjenjang bertahap Menuju arca yang diam Tak bernyawa Di sana aku bernafas lega Bangga memandang karya cipta Suatu zaman Karya: Dienar Read more

Please enable / Bitte aktiviere JavaScript!
Veuillez activer / Por favor activa el Javascript![ ? ]